Selasa, 26 Februari 2019

JOURNEY : GOA KASAH KERINCI, GOA PURBAKALA YANG MENYIMPAN SETUJA MISTERI DAN PESONA

Kabupaten Kerinci memang dikenal sebagai Sekepal tanah dari syurga yang tercampak ke bumi, pernyataan itu memang panta didapatkannya karena Kerinci memang memiliki beragam bentuk keindahan alam. pemandangannya yang indah, dikelilingi oleh bukit dan gunung, mampu menbuat mata enggan berpaling darinya. udaranya yang sejuk dan keramahan masyarakatnya membuat siapa saja yang menginjakkan kaki di kerinci merasa betah.

salah satu sektor yang paling dikenal dikerinci adalah wisata alamnya yang masih sangat alami, sehingga mampu mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara. disamping gunung kerinci yang sudah dikenal dunia, kerinci juga menyimpan objek wisata alam lainnya yang berupa goa purbakala.

Goa kasah, begitulah masyarakat menyebutnya, lokasinya yang berada cukup jauh di pedalaman daerah Kayu Aro membuat goa ini tetap terjaga keasriannya. untuk mencapai lokasi goa ini, pengunjung akan melewati medan yang lumayan berat, karena akses menuju likasi masih berupa titian papan kayu yang disusun diatas permukaan rawa, untuk menuju ke desa Renah Kasah, dimana goa tersebut berada. 
berikut beberapa penampakan jalur yang sempat kami abadikan....


Senin, 08 April 2013

Nasib Anak Kukerta (MP3)


Nasib Anak Kukurta adalah Sebuah lagu yang menceritakan kegiatan dan perjalanan kukerta stit ypi kerinci thn 2012 yang lalu. Sebagai kenangan dan ungkapan perasaan, dinyanyikan oleh Error Band. silahkan download di link ini.

Sabtu, 30 Maret 2013

4Brothers, expedisi menuju puncak kerinci


Ini merupakan perjalanan yang berkesan bagi kami berempat (Cik Yon, Wo Megi, Cik Kes dan Ncu Jen). Bagaimana tidak, perjalanan yang tlah lama kami rencanakan akhirnya bisa juga terlaksana.
Singkat cerita, pagi2 sebelum kami mulai melakukan pendakian, kami menyempatkan diri dulu untuk berfoto-foto di sekitar pintu rimba kaki gunung kerinci.






Wo Megi

 






Setelah sarapan, foto2 dan melakukan peregangan otot. kami siap melakukan perjalanan panjang menuju titik tujuan yang merupakan puncak tertinggi di sumatera. Sekitar satu jam perjalanan kami tlah sampai di tempat persinggahan pertama (Pos 1) dan kamipun berhenti sejenak dan tak lupa juga untuk mengabadikan momen tersebut.














Setelah rehat sekitar 15 menit, kami melanjutkan perjalanan. Trek mulai agak terasa gurih, agak sedikit menanjak. tapi masih lumayan, masih ada beberapa trek yang sedikit landai. sestelah beberapa lama berjalan kami sampai di sebua pokok kayu besar yang sudah terbakar, lumayan besar kayu itu sehingga membentuk sebuah mulut goa dari bekas terbakarnya. kamipun tak lupa untuk berfoto di sekitar tempat ini.




Setelah nafas sedikit tenang, kami melanjutkan lagi perjalanan menuju Shelter 1. disini jalur mulai terasa agak sulit, cukup untuk membuat nafas terengah-engah. tapi, itulah enaknya. perjalanan terus berlanjut, dan sekitar tengah hari kami sudah sampai di Shelter 1. disini kami istirahat melepas lelah dan mngisi tenk masing2 untuk memulihkan tenaga dan sempat foto2 juga,,,,, eheheheh






Setelah rasa letih agak berkurang, perut pun sudah terisi dan foto2 juga sudah selesai. kami melanjutkan perjalanan menuju Shelter 2. Dalam perjalanan ini sangat terasa tenaga terkuras karena jalur pendakian sudah sangat terasa gurih, tidak banyak lagi tempat2 yang landai bahkan kadang2 kami harus sedikit memanjat ke tebing2 dan berpegangan diantara akar2 pohon yang menjulur. walau demikian semangat kami tak pernah luntur walau letih yang menghantap sekujur tubuh. perjalanan menuju Shelter 2 terasa begitu lama, karena memang tidak ada lagi pos persinggahan dari Shelter1 ke Shelter2 ini. tapi sekitar jam 14.30 akhirnya kami sampai juga di Shelter 2. Disini kami beristirahat agak lama sambil menikmati pemandangan dibawah sana, begitu indah karena awan sudah berada dibawah. dan tak lupa juga foto2....











Singkat cerita, perjalananpun berlanjut ke Shelter 3. ini baru namanya tanjakan. sebab kami harus menyusuri jalan yang berbentuk parit bekasaliran air dari puncak dan ini yang membuat kaki terasa gimanaaaa gituu....
setelah berjalan sekitar 2 jam, sampai juga di shelter 3. rasa haru, takjub, dan sebagainya berperang didalam jiwa. akupun sempat menangis terharu setelah sampai disana. begitu sampai ku langsung meletakkan barang bawaan dan menuju ke atas bukit di shelter 3, disana ku coba berdiri, tapi angin bertiup begitu kuat sehingga berdiripun terasa goyah,apalagi dengan tenaga yang sudah terkuras.
dan inilah sedikit momen ketika sampai....










Karena angin yang begitu kuat, kami tak sanggup berlama2 di luar. dan kamipun segera memdirikan tenda. sekitar jam 5 sore, tenda sudah siap dan kami segera masuk ke sarang masing2 dan sampai pagi menjelang kami tak sedikitpun mau keluar karena udara dingiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnn sekali. bahkan mau buang air kecilpun didalam tenda pake botol aqua ( hahahaha jorok).
tapi begitulah, paginya sekitar jam 5 kami sudah siap melakukan Summit Attack, setelah sedikit sarapan kamipun berangkat menuju puncak... waaaaaaah senangnya hati berangkat dengan cuaca yang cerah, walaupun angin sedikit kencang. niiii perjalanannyaa......






















 
Sayangnya dalam perjalanan ke puncak, Cik yon tidak ikut karena tak kuat lagi. jadi kami hanya berangkat bertiga saja daaaaaannn sampai juga di puncak kerinci. dari atas sana kami memancang alam sekeliling. waaaaaaaw...... Masya Allah. menakjubkan. tanpa terasa air mata menetes menyaksikan semua itu.tak lama kami disana karena asap belerang yang sudah mulai naik dan kamipun segera turun setelah sedikit mengambil gambar disana....


Perasaan senang yang sulit dilukiskan dengan kata2, hilang semua rasa lelah setelah menginjakkan kaki di puncak, kamipun segera turun menyongsong jalan yang berbahaya. salah melangkah sedikit saja bisa2  terjun bebas ke jurang di sekitarnya.
sesampainya di kemp, kami segera melepas penat dengan hati yang gembira sambil menikmati bekal yang masih ada. dan tak lupa juga kami mengambil sedikit oleh2 dari g. kerinci (tabung2 bekas minuman, dll).

setelah hari agak siang kami siap untuk turun kembali, dan tak lupa foto2 dulu ........











Dalam perjalanan pulang, kami semu bahagia begitu juga cik yon yang tak mencapai puncak.tapi sudah cukup tangguh juga.
singkatnya, kami sudah sampai di kaki gunung lagi, dan dalam perjalanan menuju gerbang masuk atau ke tugu macan, kami foto2 lagi. inilah suasananya..............








itulah cerita singkat perjalanan kami, smoga nanti bisa kembali kesana.
untuk video perjalanan kami juga bisa dilihat disini